Tuesday, April 23, 2024

Paskibraka Jadi Role Model Nilai-nilai Pancasila

JAKARTA – Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo, menyatakan supaya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan Purnapaskibraka harus menjadi role model bagi anak-anak muda dalam mewujudkan Pancasila dalam tindakan.

Hal itu disampaikan pada kegiatan Peningkatan Peran Purnapaskibraka Pancasila Tingkat Pusat Angkatan Tahun 2021, yang dilaksanakan secara hybrid, pada hari Kamis (02/03/2023).

Benny, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa tugas Purnapaskibraka adalah bagaimana menunjukkan aktualisasi Pancasila dalam tindakan.

“Nilai-nilai Pancasila menjadi cara berpikir, bertindak, bernalar, di lingkungan sekolah, kampus, masyarakat dan seluruh bangsa Indonesia. Ekspresikan nilai Pancasila dalam tindakan, dari sila pertama sampai sila kelima,” serunya.

Nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, keadilan, harus selalu digaungkan oleh para Purnapaskibraka, tegas Benny.

Salah satu pendiri Setarra Institute mengatakan bahwa posisi sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan Purnapaskibraka adalah posisi yang sakral.

“Paskibraka adalah orang-orang yang terpilih, menjadi simbol kebanggan negara dan bangsa Indonesia. Maka tugasnya adalah membesarkan bangsa dan negara Indonesia, dan memiliki tanggung jawab menjaga moral kesucian, nilai keadilan. Oleh karena itu, tidak boleh juga sombong dan arogan walaupun sudah menjadi Paskibraka ataupun Purnapaskibraka,” ujarnya.

Benny menunjuk pada era digital masa kini dan bagaimana Purnapaskibraka mengaplikasikan nilai Pancasila dengan kemajuan teknologi saat ini.

“Era digitalisasi ini menuntut kita melakukan pengarusutamaan Pancasila melalui teknologi masa kini. Kita harus tidak menjadi robot yang hanya mengejar dan mencari sensasi tanpa memakai kecerdasan untuk memilah mana yang baik dan mana yang buruk, atau malah menjadi pesimis. Kita harus menjadi komunitas pemutus kata, bukan hanya forward berita tanpa dipikirkan keabsahan beritanya,” jelas Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP tersebut.

“Jangan emosi dan persepsi menguasai kita; semua fakta dan kebenaran harus dicari dan dilihat sebelum menerima berita-berita yang ada. Nilai-nilai Pancasila dilestarikan lewat bagaimana kita menguasai teknologi komunikasi dengan menjadi pintar, bukan menjadi robot yang tidak berpikir dan hanya mencari sensasi tanpa filter,” Benny meneruskan.

Pakar komunikasi politik tersebut menyarankan agar Purnapaskibraka menjadi role model bagi anak muda lainnya dalam memakai dan menggunakan media sosial.

“Semua harus mampu memobilisasi teman-teman agar menjadi pengguna sosial media yang cerdas agar media sosial menjadi sarana persatuan dan kesatuan, bukan penghancur nilai persatuan. Semua harus jadi pelopor pemutus kata dan menjadi kritis dalam melihat sebuah berita dan insiden yang terjadi. Bahkan, mari mengisi ruang media sosial dengan konten-konten yang mendidik dan mengajarkan serta mengimplementasikan nilai Pancasila,” imbuhnya.

Contoh dari konten-konten yang mendidik, menurut salah satu rohaniwan Katolik tersebut, adalah seperti edukasi pengetahuan sejarah Indonesia, edukasi etika dan moral serta darma bangsa Indonesia, edukasi mengenai kebudayaan dan kekayaan alam Indonesia, seperti tari-tarian, kekayaan kuliner atau kebudayaan.

“Semua harus bersifat inspiratif; Duta Pancasila, Purnapaskibraka, bertugas untuk merebut ruang publik dan mengisinya dengan hal yang positif. Pancasila harus menjadi kebiasaan hidup bangsa dan negara Indonesia, dalam insting berpikir, bertindak, bernalar, dan bereleasi dalam kehidupan sehari-hari.”

Benny pun menutup dengan pernyataan dan ajakan.

“Menjadi role model artinya jangan menghina orang berdasarkan SARA, kemampuan diri, level ekonomi; jangan diskriminatif, angkuh, sombong. Aktualisasikan nilai Pancasila dan lestarikan kemajemukan dan keberagaman kita. Mulai dari pendidikan di lingkungan keluarga, lalu ke sekolah atau kampus, lalu organisasi kepemudaan yang diikuti. Pancasila harus dijalankan dan menjadi sanubari dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer