Thursday, April 25, 2024

Hapus Stigma BUMN Sarang Korupsi, Erick Thohir Buat Daftar Hitam

JAKARTA – Upaya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam membersohkan perusahaan pelat merah dari Anasir negatif korupsi terus dilakukan. Termasuk dengan menyusun Daftar Hitam.

“Mencegah korupsi merupakan langkah yang tepat untuk melindungi hasil kerja BUMN yang kini terus meningkat signifikan,” ujar Erick Thohir.

Erick Thohir mengingatkan, usahanya dalam menghapus paradigma BUMN itu sarang korupsi atau perusahaan dengan utang besar terus berjalan. Seluruh BUMN diminta berusaha membuktikan bahwa paradigma itu keliru.

Saat ini, Erick sudah membawa BUMN secara keseluruhan mencatatkan peningkatan laba dari Rp 124,7 triliun tahun 2021 menjadi Rp 155 triliun pada 9 bulan pertama 2022.

Kontribusi BUMN terhadap negara meningkat Rp 68 triliun dalam 3 tahun terakhir, yaitu dari Rp 1.130 triliun pada sebelum Covid – 19 menjadi Rp 1.198 triliun pada Kuartal III tahun 2022.

Mayoritas BUMN juga sudah jauh meninggalkan zona dominasi utang dalam pengelolaan keuangannya, atau sehat.

BUMN telah menurunkan tingkat utang dibanding modal dari 38% menjasi 34%.

“Pada kegiatan usaha biasanya 70% berupa pinjaman atau utang. Kemudian, modalnya 30%. Nah, di BUMN modalnya itu 60% lebih dibandingkan utangnya. Artinya apa, kita sehat,” pungkas Erick Thohir.

 

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer