Thursday, April 25, 2024

Model Pelayanan Cepat Panitia Jadi Kunci Sukses Perhelatan Porseni NU di Solo

SOLO – Panitia Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Kota Surakarta sudah dihadiri ribuan peserta kontingen dari berbagai wilayah seluruh Indonesia.

Panitia menyambut dengan kesiapan yang sudah matang sehingha kedatangan mereka terlihat tertib mulai dari registrasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali, pembagian penginapan, hingga konsumsi yang disiapkan.

Pimpinan Kontingn Porseni NU dari PWNU DKI Jakarta, Sudarto mengatakan, Porseni yang diselenggarakan dalam rangka satu abad ini penuh dengan rasa kekeluargaan, namun terlihat bahwa persiapannya sangat matang.

“Sehingga hal-hal tidak prinsip itu kita abaikan, kita kedepankan kumpul di sini dalam kondisi yang happy, silarurahmi antar sesama santri NU dari Sabang sampai Merauke. Dan saya apresiasi panitia di dalam menangani pelaksanaan registrasi peserta Porseni ini berjalan baik, tidak ada kendala berarti,” kata Sudarto, di Surakarta, Sabtu (14/1/2023).

Menurut Sudarto, kelancaran proses penyambutan kontingen dari berbagai daerah ini merupakan kerja keras panitia yang sudah berikhtiar untuk mengumpulkan peserta porseni, termasuk dengan mengadakan bimtek. Sehingga bimtek yang telah diadakan sebelumnya meberikan dampak posotif.

“Sehingga pimpinan kontingen dan offisial punya pemahaman yang sama untuk bagaimana acara ini berjalan baik, karena selain ada ajang kompetisi tetapi ini juga merupakan pertemuan antar santri NU,” terangnya.

Panitia Pengarah Porseni NU KH Muhyidin Thohir mengungkapkan, kesuksesan dari sebuah acara dengan melibatkan peserta yang jumlahnya ribuan memang harus ditekankan pada pelayanan cepat yang mengedepankan profesionalitas.

“Kita tidak mau acara sebesar Porseni NU ini ternodai dengan hal-hal yang membuat suasana tidak nyaman. Seperti masalah pelayanam akomodasi dan konsumsi, ini malah kita perhatikan betul, sehingga media bisa melihat sendiri kan, tidak ada misalnya antrean konsumsi yang mengular panjang,” kata KH Muhyidin.

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer