Tuesday, April 23, 2024

Kontingen MQK Lampung Jaga Murojaah untuk Tampil di Porseni NU

SOLO – Kontingen Provinsi Lampung menyatakan siap tampil prima untuk berebut prestasi di Pekan Olahraga Seni Nahdlatul Ulama (Porseni NU) di Solo, Jawa Tengah, 15-21 Januari 2023.

Anggota kontingen Lampung berangkat dengan bus dari kantor PWNU Lampung pada Jumat (13/1/2023), lantas menyeberangi Selat Sunda, lanjut perjalanan ke Jawa Tengah hingga tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali pada Sabtu (14/1/2023).

Meskipun perjalanan sangat melelahkan, akan tetapi Kontingen Musabaqah Qiraatil Kutub Lampung tetap mengadakan murojaaah selama dalam perjalanan. Hal tersebut diungkapkan oleh Official MQK Lampung Hidayatullah.

“Di perjalanan untuk tim MQK ini terus tetap melakukan murojaaah-murojaah tersendiri, karena memang kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan seperti halaqah-halaqah. Sehingga mereka tetap melakukan murojaahnya masing-masing,” ujarnya saat ditemui di Gedung Jeddah Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah pada Sabtu (14/11/2023).

Kontingen MQK Lampung sendiri terdiri dari dua orang yaitu putra, dan putri. Mereka berasal dari santri Pondok Pesantren Madarijul Ulum Bandar Lampung. Persiapan yang dilakukan oleh MQK Lampung sendiri dilakukan selama kurang lebih 2 bulan.

“Jadi di beberapa momen seperti MQK dari tahun 2011 kita selalu mewakili bahkan hingga sampai ke tingkat nasional. Sehingga saat menjelang Porseni NU ini dari Ketua PWNU Lampung menunjuk pondok pesantren kita untuk mewakili MQK utusan Provinsi Lampung,” imbuh Hidayatullah.

Ia mengatakan bahwa tujuan utama mengikuti kegiatan Porseni NU cabang MQK ini adalah untuk menggali potensi diri, pengalaman, dan juga silaturahmi dengan warga Nahdliyyin seluruh Indonesia. Selain itu ia juga berharap agar kegiatan ini bisa terus dilakukan ke depannya.

“Alhamdulillah kami senang sekali, karena ini merupakan pengalaman baik bagi kami, pengalaman terindah, dan tentunya juga baru pertama kali untuk tingkat Nasional diselenggarakan oleh NU. Jadi Porseni NU kan baru kali ini dalam rangka 1 Abad NU. Jadi kami sangat senang, sangat bersyukur bahkan kalau bisa menjadi agenda rutin,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh peserta MQK Lampung Muhammad Arya Yudah Wicaksono bahwa selama di perjalanan juga tetap melakukan murajaah. Kemudian untuk proses seleksinya itu dilakukan di Pondok Pesantren Madarijul Ulum yang ditunjuk oleh PWNU Lampung untuk mewakili cabang MQK.

“Saya sendiri dari Pondok Pesantren Madarijul Ulum Ulum, karena memang sudah dipercaya oleh PWNU Lampung. Karena pondok pesantren kami setiap ada event lomba baca kitab terutama selalu menang. Makanya dari PWNU Lampung sudah mempercayai, jadinya kami yang mengikuti seleksi MQK hanya ikut seleksi di pondoknya saja,” ujarnya.

Ia berharap bahwa pada kegiatan Porseni ini bisa mendapatkan pengalaman, ilmu, dan juga saudara. Kemudian juga untuk menambah wawasan utamanya berkaitan dengan pondok pesantren di Jawa maupun Indonesia.

Sebagai informasi, Pekan Olahraga dan Seni Nahdlatul Ulama (Porseni NU) melibatkan kontingen dari 34 provinsi di Indonesia. Diikuti sebanyak 3.400 atlet, dengan atlet terbanyak dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Olahraga sepakbola, bulutangkis, voli, silat, pembacaan kitab alfiyah, MTQ. Kategorinya ada tiga, yakni pelajar, mahasiswa, dan santri,” kata Ketua Panitia Porseni NU, KH. Nusron Wahid.

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer