Thursday, April 25, 2024

Polstat: Jika Puan Capres 2024, PDI Perjuangan Menang Ketiga Kalinya

EraKita.id – Lembaga survei Political Statistics atau Polstat merilis para konstituen PDI Perjuangan nampaknya cukup meyakini peluang partainya menciptakan hattrick sebagai pemenang Pemilu cukup besar jika Puan Maharani maju sebagai capres di Pilpres 2024 nanti.

Meski, survei juga tampak menunjukkan para konstituen PDI Perjuangan tengah menghadapi kegamangan dimana di satu sisi mereka mengapreasiasi elektabilitas Ganjar Pranowo yang cukup signifikan sebagai capres.

“Di sisi lain, jika Puan Maharani salah satu tokoh sentral partai tidak maju sebagai capres, mereka khawatir suara PDI Perjuangan pada Pileg 2024 dapat disalip Partai Gerindra,” kata peneliti Polstat Zaki Darmawan saat merilis hasil survei pada Jumat (16/9/2022).

Menurut Zaki, efek ekor jas (coat-tail effect) terbukti telah mengungkit elektabilitas Partai Gerindra yang kini semakin mengancam dominasi PDI Perjuangan.

Sehingga, ujarnya, survei juga menyimpulkan mayoritas pemilih PDIP menginginkan Puan Maharani maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

“Sebanyak 52,9 persen responden yang mengaku pemilih PDIP menginginkan Puan Maharani maju sebagai capres 2024,” kata Zaki.

Menurut Polstat dalam survei ini mayoritas konstituen partai besar mengaku mendukung ketua umum partainya maju dalam Pilpres 2024.

Selain Puan Maharani, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto juga mendapat dukungan mayoritas pendukungnya yaitu 89,8 persen untuk maju sebagai capres 2024.

“Sementara itu, sebanyak 68,7 persen responden yang menyatakan memilih Partai Golkar mengharapkan Airlangga Hartarto sebagai capres,” kata Zaki Darmawan.

Pada konstituen Partai Golkar, menurut Zaki, mereka berharap partai kesayangannya kembali dapat menjadi pemenang pemilu seperti pada 2004 atau minimal menjadi runner-up dengan perolehan suara yang signifikan seperti pada Pemilu 2009.

“Jika Ketua Umum Airlangga Hartarto tidak maju sebagai capres 2024, hampir pasti suara Partai Golkar akan terus semakin tenggelam sebagaimana ditemukan dalam sejumlah survei setahun terakhir ini,” ujar dia.

“Hal yang sama juga terjadi pada konstituen Partai Golkar. Mereka berharap partai kesayangannya kembali dapat menjadi pemenang pemilu seperti pada tahun 2004 atau minimal menjadi runner-up dengan perolehan suara yang signifikan seperti pada Pemilu 2009,” katanya. (*)

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer