Monday, April 22, 2024

Bisakah Masyarakat Indonesia Tanpa Masker? Ini Kata IDI…

EraKita.id – Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sekaligus spesialis paru RS Persahabatan dr Erlina Burhan, SpP(K) menegaskan masyarakat Indonesia tetap harus berhati-hati meski situasi COVID-19 kini terpantau mereda.

Meski, lanjutnya, tak tertutup kemungkinan warga Indonesia nantinya diperbolehkan beraktivitas tanpa mengenakan masker.

Namun tak bisa terburu-buru, pelonggaran tersebut harus dalam kondisi cakupan vaksinasi COVID-19 booster sudah memadai.

“Saya ingin kita tetap berhati-hati. Kemungkinan melepas masker ada, tapi kondisinya bukan karena sudah sering divaksin,” jelasnya dalam acara ‘Pentingnya Vaksinasi Booster dalam Melindungi Masyarakat dari Akibat Serius Penyakit COVID-19 Termasuk Rawat Inap dan Kematian’, Kamis (15/9/2022).

“Kalau cakupan vaksinasi COVID-19 booster tinggi, kemudian transmisi virusnya sudah menurun dan terkendali, maka kemungkinan kita membuka masker di tempat terbuka itu ada,” lanjut dr Erlina.

Di samping cakupan vaksinasi COVID-19 booster, tingkat transmisi virus Corona di masyarakat juga menjadi pertimbangan untuk memperbolehkan warga RI melepas masker saat beraktivitas, khususnya di tempat terbuka.

“Syaratnya, booster kita sudah cukup tinggi dan penularan di masyarakat sudah terkendali. Kemungkinan untuk membuka masker di tempat terbuka itu ada. Kapannya, itu tergantung kita semua,” pungkas dr Erlina. (*)

 

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer