Thursday, April 25, 2024

Konkrit Bantu Warga, Wajar Elektabilitas Puan Lebih Unggul di Pedesaan

EraKita.id – Pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio alias Hensat menilai wajar jika elektabilitas Puan Maharani lebih unggul di kalangan warga pedesaan.

Sebab, Puan sebagai Ketua DPR dan juga politisi PDI-P selama ini kerap melakukan kerja-kerja nyata untuk membantu warga yang tinggal di kawasan pedesaan di berbagai daerah.

Di sisi lain, elektabilitas Puan tertinggal di wilayah perkotaan karena ia belum melakukan kampanye pencitraan lewat media sosial seperti yang selama ini sudah dilakukan sejumlah kandidat lain.

“Puan Maharani tegak lurus dengan partai karena dia tahu keputusan untuk menentukan calon presiden ada di tangan Bu Megawati (Ketua Umum PDI-P). Jadi dia kerja aja tuh jadi anggota DPR, sehingga agak tertinggal elektabilitasnya meskipun sudah ada peningkatan,” kata Hendri saat merilisi hasil surveinya, Jumat (9/9/2022).

Tercatat, mayoritas warga yang mendukung Ketua DPR Puan Maharani dalam pemilihan presiden 2024 mendatang berasal dari wilayah rural atau pedesaan.

Hal itu diketahui dari survei Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) yang digelar pada 3-18 Agustus 2022.

Peneliti Senior Lembaga Survei KedaiKOPI Ashma Nur Afifah mengatakan, dari total 100 persen responden, ada 19,1 persen warga pedesaan yang memilih Puan Maharani dalam Pilpres 2024 mendatang.

Jumlah itu jauh lebih besar dengan jumlah responden dari wilayah urban atau perkotaan yang memilih Puan, yakni hanya 9,2 persen.

“Persetujuan terhadap Puan Maharani lebih banyak di daerah lural dibanding urban,” kata Ashma.

Hal berbeda terlihat pada pemilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang lebih banyak berasal dari perkotaan (29,5 persen) dibandingkan warga pedesaan (18,9 persen).

Sementara calon lainnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cukup seimbang pendukungnya antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Popularitas dan Favorabilitas

Lembaga Survei KedaiKOPI juga mengukur tingkat popularitas dan favorabilitas para kandidat.

Hasilnya, sosok Puan Maharani memang lebih banyak diketahui oleh warga yang tinggal di wilayah perkotaan.

“Tapi Bu Puan lebih disukai di daerah lural atau pedesaan,” kata Ashma.

Berdasarkan survey, sebanyak 89,8 persen responden di perkotaan mengetahui sosok Puan.

Namun, dari jumlah tersebut, hanya 46,4 persen yang menyatakan senang dengan sosok Puan.

Sementara itu, masyarakat lural atau pedesaan yang tahu sosok Puan hanya 86,9 persen, tapi dari jumlah itu yang menyukai Puan mencapai 54 persen.

“Masyarakat Urban lebih banyak tahu sosok Puan, wajar karena eksposur media. (*)

 

 

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer