Thursday, April 25, 2024

Ada 6 Calon Pj Gubernur Pengganti Anies Baswedan

EraKita.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan ada enam calon Penjabat Gubernur pengganti DKI Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria yang akan disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Diketahui, masa jabatan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria akan berakhir pada 16 Oktober 2022.

Hal itu diungkap dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR, Rabu (31/8/2022). Awalnya, Tito menjawab terkait mekanisme pemilihan penjabat gubernur.

Menurutnya, tidak mungkin pemilihan penjabat gubernur dilakukan lewat tahapan pilkada tersendiri.

“Mengenai mekanisme rekrutmen, mengenai mekanisme lebih demokratis tadi seperti apa, apa dibuat pilkada sendiri? Nggak mungkin pilkada penjabat, karena mekanisme kita minta masukan nama dari DPRD,” kata Tito.

“Jadi untuk bupati/wali kota 3 nama dari DPRD, gubernur juga kita hormati (DPRD) sebagai wakil pemerintah pusat di daerah mengajukan 3 nama, Kemendagri juga dapat tampung aspirasi 3 nama,” lanjutnya.

Tito menyampaikan nama-nama tersebut nantinya akan melewati tahap sidang kementerian/lembaga, termasuk KPK dan Polri. Dia menyebut nantinya Jokowi akan melakukan sidang tersendiri untuk menentukan penjabat gubernur.

“Jadi bukan ditentukan sendiri oleh presiden, tidak. Kami kira mekanisme ini sudah cukup demokrasinya. Dari segi transparansi, lebih transparan, tidak otoriter,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tito menyampaikan tahapan terkini terkait Penjabat Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan. Dia menyebut pihaknya telah menyurati DPRD DKI untuk segera mengirimkan tiga nama kandidat Pj Gubernur DKI.

“Itu yang kami sudah kerjakan, sekali lagi untuk DKI tahapnya kami sudah kirim surat kepada DPRD DKI, kemarin saya tanda tangani. Nanti dari Kemendagri akan melihat ada mungkin 3 nama, 3 nama (dari) DPRD, 3 nama (dari) Kemendagri,” ujarnya.

Enam nama Pj Gubernur tersebut nantinya akan diserahkan ke Jokowi untuk disidangkan. “Kita ajukan ke Pak Presiden, Pak Presiden akan lakukan sidang TPA, yang nanti tentu berkembang apa pun keputusannya,” tuturnya.

Bursa Calon Pj Gubernur DKI

Terkait nama-nama Pj Gubernur DKI pernah diungkap oleh Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani. Namun baru ada tiga nama yang diungkap.

“Kalau melihat dari tiga nama yang diusulkan, semuanya bagus. Pak Heru Budi bagus, pernah jadi eksekutif Ibu Kota, tentu paham dengan psikologi Jakarta. Pak Marullah bagus, Sekda kita saat ini. Begitupun dengan Pak Juri Ardiantoro, bagus, banyak pengalaman dalam memimpin,” ujar Zita Anjani dalam keterangannya, Jumat (13/5/2022).

Ketiga nama yang dimaksud Zita tersebut ialah Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono, Sekda DKI Jakarta Marullah, dan eks Ketua KPU RI Juri Ardiantoro.

Zita mengatakan kewenangan penunjukan Pj Gubernur DKI Jakarta ada di tangan Presiden dan Kemendagri. Dia berharap Pj Gubernur DKI melanjutkan pembangunan yang belum selesai.

“Siapa pun yang akan jadi Pj Gubernur, semoga bisa merealisasikan rencana pembangunan yang belum terealisasi dan melanjutkan apa yang sudah berjalan. Salah satunya Formula E,” jelas Zita.

Zita menilai ketiga nama tersebut cocok untuk nantinya memimpin DKI. Namun hal tersebut tetap berada di tangan pusat. “Kalau dilihat dari track record-nya juga sangat mumpuni untuk memimpin Ibu Kota,” kata Zita.

Teranyar, nama direktur jenderal (dirjen) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masuk bursa Pj Gubernur DKI. Hal itu diungkap Anggota DPRD DKI Jakarta Syarif

Syarif awalnya menyebut tiga nama yang sama dengan Zita. Namun Syarif menambahkan satu nama lain yakni Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Bahtiar.

“Saya mengatakan biasanya presiden tidak mau gaduh-gaduh, nggak mau ribut-ribut. Biasanya salah nebak juga akhirnya yang kita tebak itu siapa dong. Yang penting kan kriterianya dia pejabat ahli madya, kemudian ASN. Selain yang tiga itu masih ada, saya sebut. Siapa itu, Pak? Kan jabatan itu dirjen, ada Pak Bachtiar,” kata Syarif saat dihubungi, Rabu (31/8/2022).

Syarif menilai sosok Bahtiar memenuhi dua kriteria Pj Gubernur, di mana Bahtiar merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) sekaligus pejabat eselon I. Di sisi lain, Syarif meyakini pengalaman Bahtiar di bidang politik dan pemerintahan umum berguna dalam menjaga stabilitas politik di daerah.

Namun, dia mengatakan opini soal Bahtiar pantas masuk bursa Pj Gubernur DKI merupakan pendapat pribadinya dan bukan atas nama Partai Gerindra.

“Dirjen politik itu kan Jakarta kan butuh orang, tangan yang hangat. Bisa mengkonsolidasi berbagai kepentingan dan salah satu dirjen di Kemendagri yang tersedia salah satunya Pak Bahtiar,” jelasnya.

Namun, dia menghargai hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memilih sosok pengganti Anies. Menurutnya, Jokowi bisa saja memilih Pj Gubernur yang selama tak disangka-sangka oleh publik seperti saat menyusun Kabinet Indonesia Maju pada 2019.

DPRD DKI Jakarta sepakat menggelar rapat paripurna penyampaian pengumuman pemberhentian Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria pada 13 September 2022 mendatang.

Ketua Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan penjadwalan tersebut telah disepakati seluruh jajaran Bamus yang hadir, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali beserta jajarannya.

“Berdasarkan masukan dari pimpinan dan anggota Bamus, telah disepakati rapat paripurna pengumuman pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2017-2022 pada 13 September mendatang,” kata Prasetio dalam keterangan tertulis, Selasa (30/8/2022).

Pras–sapaan karibnya–menjelaskan, penjadwalan paripurna tersebut merupakan amanat yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada seluruh jajaran DPRD di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang memiliki kepala daerah dan wakil kepala daerah yang masa jabatannya berakhir pada tahun ini.

“Kemudian dalam edaran yang berisi amanat tersebut dituliskan bahwa kami diberikan waktu, paling lambat paripurna pengumuman pemberhentian itu dilaksanakan 30 hari sebelum masa jabatan kepala daerah berakhir. Makanya kita tentukan sekarang,” ujarnya. (*)

 

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer