Thursday, April 25, 2024

Polri Segera Sidang Kode Etik 6 Anggota Menghalangi Penyidikan Kasus Brigadir J

EraKita.id – Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto menyatakan divisi Propam akan segera menyidangkan kode etik terhadap enam orang yang diduga melakukan obstruction of justice atau menghalangi penyidikan terkait kasus penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Adapun saat ini ada 6 anggota yang terbukti melakukan obstruction of justice menghalangi penyidikan. Satu anggota yang sudah disidang KKEP adalah Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo yang juga tersangka pembunuhan Brigadir J.

Demikian dikatakan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto di Komnas HAM, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Selain Ferdy Sambo, lima anggota lainnya yakni Brigjen Hendra Kurniawan selaku Mantan Karopaminal Divisi Propam Polri, dan Kombes Agus Nurpatria selaku Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri.

Kemudian, AKBP Arif Rahman Arifin selaku Wakadaen B Biropaminal Divisi Propam Polri, Kompol Baiquni Wibowo selaku PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, dan Kompol Cuk Putranto selaku PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri Menurut Agung, Divisi Propam Polri juga tengah menggelar sidang KKEP untuk Kompol Cuk Putranto pada hari ini.

“Bahkan saat ini sudah mulai, Kompol CP (Cuk Putranto). Hari ini sudah dimulai ke Kompol CP,” ujar Agung. Ia menambahkan, terhadap pelaku obstruction of justice lainnya akan disidang dalam tiga hari ke depan. Selain itu, Agung juga menyatakan pihaknya akan mempercepat proses pemberkasan agar hal ini dapat segera tuntas. “Kemudian besok sampai dengan berikutnya tiga hari kedepan semuanya akan dilakukan sidang etik,” ungkapnya.

Diketahui, Ferdy Sambo Sambo telah menjalani sidang KKEP pada 25-26 Agustus 2022 usai ditetapkan menjadi tersangka di kasus penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Hasil sidang etik memutuskan Sambo dipecat secara tidak hormat. Keputusan itu diambil secara kolektif kolegial oleh pimpinan dan anggota KKEP. “Pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH sebagai anggota Polri,” kata Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Komjen Ahmad Dofiri yang memimpin sidang etik Ferdy Sambo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/8/2022). Adapun sidang kode etik dilakukan setelah jenderal bintang dua itu menjadi tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap ajudannya, Brigadir J.

Brigadir J tewas di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta, 8 Juli 2022. Ia tewas ditembak Bharada E atau Richard Eliezer atas perintah dari Ferdy Sambo. Dalam kasus ini, Ferdy Sambo juga merekayasa adegan penembakan dan seolah membuatnya sebagai baku tembak. Hasil pendalaman tim khusus Polri ada puluhan anggota polisi yang akhirnya diperiksa terkait dugaan pelanggaran etik dan 6 orang yang terbukti melanggar etik.  (*)

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer