Thursday, April 25, 2024

Prasetyo: Pernyataan Ketum Projo Bernada Ancaman yang Basi

EraKita.id – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi merasa heran ada wadah relawan besar tetapi malah menakut-nakuti sehingga merusak proses demokrasi menjelang Pemilu 2024.

“Loh kok ini malah aneh, ada wadah relawan besar kok malah menakut-nakuti. Jangan asal bicara dan merusak proses demokrasi,” kata Prasetyo dalam keterangannya, Senin (15/8/2022).

Untuk itu, ia menegaskan Ketua Umum (Ketum) Projo Budi Arie agar tidak asal bicara mengenai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Prasetyo menyatakan setiap perhelatan Pemilu harus disambut dengan kegembiraan sebab Pemilu adalah pesta rakyat untuk berdemokrasi, sehingga saat itulah rakyat menggantungkan harapan besar kepada calon peserta Pemilu.

Sebelumnya, Budi Arie mengatakan partai politik (parpol) di Indonesia akan berhati-hati menentukan strategi untuk 2024, sebab yang kalah bakal masuk penjara.

Prasetyo menyebut, pernyataan Budi Arie terdengar seperti nada ancaman yang tak lagi berlaku di era reformasi seperti saat sekarang ini.

Saat ini, kata Prasetyo, yang dibutuhkan adalah adu gagasan dan program untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

Prasetyo mengingatkan Budi Arie agar tak lupa di mana dia dilahirkan dalam kancah perpolitikan di Indonesia.

Budi Arie diketahui memulai karir sebagai politikus PDI Perjuangan (PDIP) dan tercatat cukup lama menjadi pengurus di DPD PDIP DKI Jakarta.

“Saya juga ingat betul waktu itu Budi Arie tidak mendukung Pak Jokowi saat Pilkada DKI 2012. Jadi berkacalah. Relawan tanpa partai mau mengusung siapa sih,” ujar Prasetyo. (*)

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer