Thursday, April 25, 2024

Disiapkan Industrinya, Jokowi Imbau Masyarakat Tanam Kelapa Genjah

EraKita.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan menyiapkan industrialisasi tanaman Kelapa Genjah sebab dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menambah pemasukan.

Untuk itu, Jokowi menyarankan agar masyarakat menanam pohon Kelapa Genjah di pekarangan yang tidak produktif.

Demikian dikatakannya saat beserta rombongan baru saja mengunjungi Jawa Tengah, pada Kamis (11/8/2022). Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi meninjau perkebunan Kelapa Genjah di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Selanjutnya, Presiden Jokowi pun melakukan kegiatan serupa di Desa Sanggang, Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sementara itu, perbedaan Kelapa Genjah dengan Kelapa biasa, yaitu dalam kecepatan berbuah, tinggi pohon, serta jumlah dan ukuran buah.

Berdasarkan rangkuman dari laman resmi Dinas Perkebunan Kabupaten Banyuasin, Kelapa Genjah dapat berbuah saat tanaman memasuki usia tiga hingga empat tahun.

Durasi tersebut dua sampai tiga tahun lebih cepat dibandingkan kelapa biasa yang baru bisa berbuah saat tanaman mencapai usia minimal enam tahun. Selain itu, batang Kelapa Genjah juga berukuran pendek ketika telah berbuah, yakni hanya 12 meter, sedangkan ukuran buahnya maksimal 1,5 Kg per butir.

Sementara itu, satu pohon Kelapa Genjah dapat menghasilkan 140 buah dalam satu tahun. Jumlah tersebut lebih banyak daripada pohon kelapa biasa yang hanya berbuah sebanyak 90 butir kelapa per tahun. Hal lain yang membuat Kelapa Genjah unggul adalah buah ini mudah ditanam, termasuk di pekarangan rumah.

Proses memanennya pun terbilang cukup mudah karena ukuran pohonnya yang pendek. Setiap jenis Kelapa Genjah mengandung manfaat yang berbeda-beda, seperti jenis kopyor atau pandan wangi.

Dilansir dari laman Kementerian Pertanian, berikut ini jenis-jenis Kelapa Genjah beserta kelebihannya:

1. Kelapa Genjah Salak

Kelapa Genjah Salak berasal dari wilayah Kalimantan Selatan. Pohon Kelapa Genjah jenis ini dapat berbuah sebanyak 80 hingga 120 butir per tahun ketika tanaman memasuki usia tiga tahun. Kelapa Genjah Salak mengandung minyak yang cukup tinggi, yakni mencapai 65 persen

2. Kelapa Genjah Kuning Bali

Kelapa Genjah jenis ini dapat berbuah mencapai 60 hingga 110 butir per tahun ketika tanaman telah berusia empat tahun. Akan tetapi, jenis ini mengandung minyak lebih sedikit dibandingkan Kelapa Genjah Salak, yakni hanya 61 persen.

3. Kelapa Genjah Kuning Nias

Kelapa Genjah Kuning Nias dapat menghasilkan 60 sampai 120 buah setiap tahun, sedangkan kadar minyak yang dikandungnya mencapai 62 persen.

4. Kelapa Genjah Raja

Jenis Kelapa Genjah yang berasal dari Maluku Utara ini bisa menghasilkan buah sebanyak 70 hingga 120 butir per tahun pada saat tanaman berusia empat tahun.

5. Kelapa Genjah Cokelat Kopyor

Kelapa Genjah jenis ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan jenis lainnya. Jenis Kelapa Genjah yang berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ini dapat berbuah sebanyak 80 hingga 150 butir ketika pohon berusia empat tahun. Selain itu, Kelapa Genjah jenis ini juga disebut dapat bertahan selama enam bulan dalam kondisi kekeringan.

6. Kelapa Genjah Hijau Kopyor

Sama-sama berasal dari Pati, Jawa Tengah, Kelapa Genjah Hijau Kopyor dapat berbuah sebanyak 120 hingga 140 butir saat panen ketika pohon mencapai usia empat tahun.

7. Kelapa Genjah Kuning Kopyor

Masih berasal dari Pati, Jawa Tengah, Kelapa Genjah jenis ini dapat menghasilkan 100 sampai 120 buah setiap panen ketika pohon telah berusia empat tahun.

8. Kelapa Genjah Entog Kebumen

Seperti namanya, jenis buah ini berada dari Kebumen, Jawa Tengah. Setiap panen, pohon Kelapa Genjah Entog berusia empat tahun dapat menghasilkan buah sebanyak 95 butir dengan rasa yang cukup manis.

9. Kelapa Genjah Pandan Wangi

Kelapa Genjah jenis ini memiliki berbagai kelebihan, seperti rasa buahnya yang manis dan aroma pandan yang cukup kuat. Kelapa Genjah Pandan Wangi dapat berbuah sebanyak 150 butir per tahun ketika pohon telah berusia tiga tahun. (*)

 

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer