Thursday, April 25, 2024

Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua untuk Nakes Dimulai, Ini Lokasinya

EraKita.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai memberikan vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster kedua pada Jumat (29/7/2022) hari ini.

Penerima vaksinasi booster kedua difokuskan bagi sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang berjumlah 1,9 juta orang. Diketahui, perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia belakangan ini menunjukkan adanya peningkatan. Sehingga pemerintah mempertimbangkan pemberian booster kedua untuk meningkatkan imun masyarakat.

SDM kesehatan sendiri menjadi kelompok yang memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19.

Dengan pertimbangan itu dan rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI), maka diperlukan upaya untuk memberikan vaksinasi Covid-19 booster kedua bagi SDM kesehatan.

Kemenkes melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pun mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/3615/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 bagi SDM Kesehatan.

Lantas, vaksinasi Covid-19 booster kedua untuk nakes tersebut dilakukan di mana saja?

Penjelasan lengkap Kemenkes

Vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua bagi SDM kesehatan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dan atau di pos pelayanan vaksinasi Covid-19. Hal itu tertulis pada poin nomor tiga SE Nomor HK.02.02/C/3615/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 bagi SDM Kesehatan.

Sementara, pemberian vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua tersebut diberikan dengan interval enam bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama. Vaksin yang dapat digunakan untuk dosis booster kedua adalah vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, juga mempertimbangkan ketersediaan vaksin yang ada.

Manfaat vaksinasi Covid-19 booster kedua

Dikutip dari Kompas.com, 28 Juli 2022, epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, pemberian dosis keempat bagi nakes merupakan sesuatu yang penting untuk dilakukan.

Hal tersebut untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat tidak terganggu dengan adanya nakes yang terlindungi pada saat situasi pandemi Covid-19.

“Adanya atau keberadaan proteksi yang maksimal bagi tenaga kesehatan itu diperlukan,” kata Dicky.

Selain itu, nakes juga termasuk kelompok yang masuk kelompok berisiko tinggi, karena berhadapan langsung dengan pasien dan orang yang kemungkinan terinfeksi Covid-19. “Termasuk juga berada di lingkungan berisiko tinggi untuk terpapar atau bahkan memaparkan Covid-19,” jelas Dicky. (*)

 

 

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer